Efek Negatif Selfie Yang Perlu Diwaspadai!

Mengisi waktu luang sekarang memang semakin banyak macamnya. Selain main game, sekarang kegiatan menyerupai ‘selfie’ alias berfoto diri dalam banyak sekali momen semakin banyak dilakukan. Tentunya dengan banyak sekali tujuan. Bahkan, beberapa orang mulai ketagihan untuk berfoto selfie kemudian mengunggahnya ke banyak sekali sosial media menyerupai facebook, twitter juga instagram. Terkadang, mengunggah foto selfie dengan motivasi menyerupai ingin mendapat like, komen dan share. Sejatinya, foto selfie hanya bermanfaat untuk diri kita sendiri.

Guys, ternyata ada hal yang perlu Anda ketahui ialah dampak negatif dari selfie. Tanpa sadar, ada ancaman yang mengintai Anda. Tidak menutup kemungkinan lho, foto selfie Anda mengundang kejahatan yang sanggup merugikan diri sendiri. Terutama buat Anda yang ‘demen’ selfie kemudian diunggah ke dunia maya.

So, apa saja sih ancaman selfie? Yuk kita simak bersama-sama.

Mengundang Pelaku Kejahatan

Jika kita mengunggah foto selfie kita ke banyak sekali media sosial, sanggup mengundang kejahatan. Pelaku kejahatan belakang layar sanggup memantau acara kita dari dunia maya, utamanya bagi para perempuan yang rentan menjadi objek kejahilan para pelaku kejahatan. Apalagi kalau foto selfie dengan pose maupun pakaian seksi, sehingga mempengaruhi orang lain memanfaatkan foto-foto kita.

Foto selfie biasanya dilakukan oleh orang-orang yang tidak mempunyai banyak kegiatan di dunia nyata, sehingga ia begitu fokus berselfie dan mengupdatenya setiap saat.Mereka sangat rawan menjadi sasaran kejahatan, sebab hanya terfokus dengan satu hal ialah dandan dan selfie.

Mengabaikan Pekerjaan utama

Waktu tidak akan pernah kembali. Anda yang hobi selfie niscaya akan kehilangan banyak waktu yang seharusnya Anda gunakan untuk menuntaskan pekerjaan utama Anda. Sehingga kiprah utama Anda terbengkalai. Untuk mendapat foto selfie yang bagus, pastinya Anda menghabiskan banyak waktu untuk bersiap. Kesibukan sebagai ibu rumah tangga, misalnya, akan terganggu kalau Anda sibuk berselfie. Kebanyakan orang jadi merasa bahwa setiap kegiatannya harus diabadikan dalam jepretan kamera.

Akibatnya, banyak pekerjaan rumah tidak tergarap. Rutinitas harian jadi berantakan. Lebih parah lagi, perhatian terhadap keluarga jadi berkurang gara-gara kebanyakan mengunggah foto selfie.

Mengganggu Orang lain

Jangan dikira semua orang gemar melihat foto-foto selfie Anda. Awalnya mungkin mereka mengapresiasi Anda dengan memperlihatkan like atau komen. Banyak yang justru merasa jengah alias tidak nyaman melihat Anda update terus menerus foto selfie Anda. Ingat, tidak semua yang kita anggap penting, penting untuk diketahui orang lain. Apalagi kalau Anda hingga gemar memakai fitur tagging atau menandai teman-teman Anda.

Ya, mungkin Anda berkilah hanya ingin menyebarkan perihal diri Anda. Namun, tetaplah mempunyai hukum sebab toleransi seseorang juga berbeda-beda. Anda sanggup saja menyampaikan ‘Unfollow saja kalau tidak suka’. Akan tetapi daripada begitu, lebih baik Anda menjaga pertemanan Anda dengan cara yang lebih menyenangkan.

Mempengaruhi orang lain

Foto selfie tidak mengenal batasan dikala senang maupun sedih. Anda mungkin ingin menyebarkan kebahagiaan dikala mendapat kendaraan beroda empat gres hadiah ulang tahun, misalnya. Tapi, hal tersebut sanggup saja menimbulkan kecemburuan sosial yang sanggup memicu kesenjangan. Pun dengan hal yang sederhana menyerupai memotret diri dengan makanan atau minuman dikala makan siang, Anda harus memahami di luar sana tak semua orang berkesempatan menikmati hidangan yang lezat. Boleh saja sharing, namun jangan berlebihan.

Saat bersedih, Anda kerap mengunggah foto sedang menangis, cemberut dan pose lain yang memperlihatkan bahwa Anda sedang bersedih. Hal tersebut juga sanggup mempengaruhi emosi seseorang sehingga larut dalam kesedihan yang Anda rasakan. Tentunya aura negatif sedang Anda bagikan juga. So, pikir ulang kalau mau selfie dikala sedih.

Membuat Anda Kecanduan

Ini yang paling berbahaya dari kebiasaan selfie. Anda sanggup ketagihan untuk foto selfie, kalau sehari saja tidak berfoto selfie dan mengunggahnya ke jejaring sosial rasanya ada yang kurang. Hati-hati, Anda sudah mulai kecanduan selfie, sebab hal tersebut sanggup menjadi salah satu pemicu ketidakseimbangan kesehatan mental. Secara psikologis Anda akan merasa rendah diri kalau tidak melaksanakan foto selfie dengan gaya terupdate. Anda juga akan merasa minder kalau wajah Anda tidak sebaik yang Anda harapkan sehingga mengandalkan fitur edit untuk mempercantik penampilan Anda.

Itulah beberapa uraia perihal ancaman dan imbas negatif dari selfie. Anda suka selfie? Berhati-hatilah!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *